Dalam
kehidupan, cara kita bereaksi terhadap peristiwa atau obyek, juga ditentukan
oleh dua jenis kacamata ini. Jika anda hanya menggunakan sebagai keindahan,
maka kacamata disitu hanya menjadi alat pelengkap kehidupan anda. Seandaianya
dilepaspun, tidak terlalu berpengaruh dalam hidup anda. Sebaliknya, jika anda
memakai kacamata yang memiliki fungsi untuk melihat, maka kacamata disitu
menjadi bagian yang penting dalam hidup ini.
Dalam mind
manajemen, cara kita melihat dan memaknai obyek ini disebut persepsi.
Analoginya, jika anda memandang obyek dengan kacamata minus 1,5 belum jelas,
maka anda harus menggantinya dengan minus di atasnya, agar supaya obyeknya
dapat anda lihat dengan jelas. Ini artinya, jika dalam kehidupan sehari-hari
anda melihat obyek sebagai masalah, maka anda harus ganti kacamatnya. Bayangkan
jika kacamata anda tidak jelas menangkap obyek, anda paksakan atau anda
cuekkan, apa yang terjadi? Atau, bagaimana pula ketika terik matahari anda
memakai kacamata hitam?
Jadi, kalau
anda mempraktekkan analogi KACAMATA dalam hidup anda, maka anda akan dengan
mudah mengatasi setiap masalah yang menempa anda. Mengganti cara pandang adalah
merupakan upaya aktif untuk menangkap solusi, bukan memelihara masalah. Saya
sering menjumpai beberapa orang yang bercerita tentang masalahnya yang tak
pernah selesai dalam hidupnya. Mereka cuek terhadap sudut pandang yang
digunakan tidak pernah diganti, sehingga kegagalan, penderitaan, masalah
seolah-olah memiliki umur yang panjang dalam hidupnya.
KACAMATA harus
selalu dicheck, bisa jadi minus kita berkurang atau bertambah. Sadar minus
adalah sadar akan kelemahan yang kita miliki untuk mendapatkan cara agar kita
menjadi lebih kuat. Awal pergantian kacamata biasanya membuat mata kita terkaget-kaget,
tapi begitu sudah biasa, semuanya menjadi jelas. Saya mengajak teman yang jika
belajar tidak pernah bisa cepat memahami, dengan cara melihat persoalan dengan
cara lain. Biasanya ia hanya menggunakan kacamata COPY PASTE, saya ajak untuk memakai ANALISA LOGIKA. Pertama pasti ia
terkaget-kaget, karena meskipun gampang hilang dari ingatan, COPAS lebih
gampang daripada ANLOG. Dia baru sadar bahwa yang membuat ia lama berproses
menjadi seorang expert,ternyata dia selalu memakai kacamata COPAS.
KACAMATA saat
kita sekolah, saat kita kuliah, hingga saat menjadi ayah, pasti beda-beda.
Ukuran tubuh, ukuran otak kita, dan lingkungan kita berubah, maka kacamatanya
sudah selayaknya harus berubah. Hidup ini banyak ditentukan oleh pilihan
kacamata kehidupan yang kita pakai. Saya pernah ketawa ketika di SMP pernah
menaksir teman yang sekarang ini menjadi ibu-ibu yang gemuk, bulat dan berambut
kriting. Kenapa? Karena kacamata kehidupan yang saya pakai sekarang sudah
berbeda dengan kacamata waktu SMP.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar