Ada sebuah guru les privat Bahasa
Inggris becerita kepada temannya bahwa dia mengalami titik kejenuhan di
hidupnya, “Aku kok rasanya beberapa hari ini aku sering merasakan capek ya, capek
banget….”. Setelah mendengar ceritanya dan melihat muka guru les privat itu
tidak bersemangat,si teman ini bertanya kepada guru les privat itu, “Lalu, apa
yang kamu ingin lakukan sekarang?” Kemudian guru les privat itu menjawab, “Rasanya
aku pengen terus berada di atas tempat tidurku, sambil membaca cerita-cerita
lucu atau membaca kitab-kitab suci.”Guru privat ini nampak semakin kelihatan
lelah, tidak memiliki tenaga sama sekali. Ketrampilannya dalam berbahasa, ternyata
tak mampu mengangkat semangat hidupnya. Keinginanya untuk selalu
bermalas-malasan, telah meredupkan semangatnya.
Tahukah anda, bahwa suasana sekitar
kita dan juga pikiran kita akan mempengaruhi gen kita? Kazuo Murakami, Ph.D,
ahl;I genetika dari Jepang yang memenangkan Max Planck Research Award,
menjelaskan bagaimana gen-gen kita bisa menyala karena lingkungan kita yang
selalu gembira, selalu bersyukur, dan selalu berpikir optimal!
Tanpa di sadari Guru les privat Bahasa Inggris
itu telah mematikan gen – gennya, karena sel-sel saraf di otaknya mengirim
informasi kalau dia sedang mangalami kejenuhan,kemalasan yang mebuatnya loyo.
Jadi janganlah sembarangan anda
mengeluh, mengeluarkan kata-kata kebencian, kemarahan, atau kemalasan, yang
tanpa anda sadari membuat gen-gen di tubuh anda menjadi pudar sinarnya. Dampak
apa ketika gen-gen kita pudar? Jelas sekali dikatakan oleh Kazuo Murakami,Ph.D,
kesehatan fisik anda jadi terganggu, kinerja anda jadi memburuk, kecerdasan
anda jadi tumpul.
Masih mau mengeluh lagi?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar