Well Formed Goal, 14 Maret 2015

Berapa banyak orang yang mengeluhkan hidupnya, karena merasa “tak pernah” beruntung! Karier mandeg. Kekayaan selalu menjauh. Kecerdasan semakin jauh dari yang namanya pintar. Ketika saya tanya,”Emang dulunya pengin jadi seperti apa, bu?” Dia mikir cukup lama, kemudian menjawab,” Ya jadi orang sukses!” Mendengar jawaban ini, saya tanya lagi,”Emang sukses itu seperti apa,bu?” Dia tersenyum,” Ya kaya, semuanya kecukupan!” Saya kejar lagi,” Kecukupan itu seperti apa ya, bu? Cukup untuk makan? Cukup untuk beli rumah? Cukup untuk beli Hotel?” Dia diam, mulai bingung.
            Banyak orang yang lupa, bahwa untuk mencapai sesuatu, dia harus mendefinisikan secara jelas tentang apa yang mau dicapainya. Kalau anda Cuma bilang mau pergi, apakah anda tahu apakah anda sudah sampai, belum sampai, atau bahkan keliwatan? Nah, edisi kali ini saya akan sedikit mengupas tentang bagaimana membuat tujuan yang jelas atau dalam mind management lebih dikenal “ Well Formed Goal”.
            Kalau kita kesulitan mendefiniskan “apa yang mau kita capai”, persempitlah dari sisi waktunya, misalnya dengan membuat pertanyaan ke dalam diri sendiri : “Dua tahun lagi saya mau jadi apa ya?” Terus renungkan sampai anda menemukan jawabannya, yang sesuai dengan sumberdaya yang anda miliki. Apa sumberdaya yang anda miliki? Pertama sumberdaya internal, seperti : seberapa kuat motivasi anda untuk mewujudkannya? Kedua, ketrampilan apa yang sudah anda miliki? Kemudian untuk sumberdaya eksternal adalah fasilitas pendukung, seperti uang, teknologi, relasi,dll.
            Jika sudah ketemu antara tujuan dan sumberdaya, sekarang tinggal membuat daftar kegiatan yang akan anda lakukan. Misalnya anda bagi per tigabulanan, maka setahun anda memiliki daftar kegiatan 4x. Jadi tuliskan aktifitas anda di 3 bulan pertama, 3 bulan kedua, 3 bulan ketiga, dan 3 bulan ke emmpat. Kemudian buat jadwal hal yang sama untuk tahun ke II.
            Berikutnya, anda harus buat alat-alat mengukur keberhasilan aktifitas anda. Alat ukur ini adalah alat yang mampu memonitor kualitas sumberdaya internal anda dan sumberdaya eksternal anda.
            Nah, sekarang anda bisa bayangkan bukan, jika setiap 2 tahun anda membuat well formed goal anda dalam kehidupan anda? Anda tidak lagi terfokus pada penggerutuan anda bahwa hidup anda tidak pernah beruntung. Anda juga bisa mengukur kualitas diri anda seperti apa yang sebenarnya.
            Jadi kesimpulannya, hampir sebagian besar masyarakat kita tidak pernah membuat well formed goal secara benar. Mereka sering menyalahkan arti “hidup hanya mengalir” sebagai bentuk “rasa menyerah” mereka pada tantangan hidup. Pertanyaannya, kalau mengalir saja, maukah anda dialirkan pada muara air yang isinya adalah buaya-buaya ganas?


Dengarkan terus RESTORASI MENTAL (102,8 JFM)
Sabtu 09.00-10.00 WIB


bekamind

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram