SPESIFIKASI !, 21 Maret 2015.

Anak saya bingung setiap nonton TV, karena penyanyi mengulas kesehatan, politisi menjadi juri lomba lawak, pakar hukum mengkomentari sebuah tarian. Bisa anda bayangkan hukum yang tegas harus berbicara tentang kelenturan dalam tari, pasti nggak nyambung. Belum lagi tentang munculnya upaya pengesahan kawin siri melalui internet.Anak saya selalu bilang,”Ini Indonesia kok semakin tidak spesifik ya,pa..”
            Sekarang ini kita memang perlu untuk belajar tentang spesifikasi. Debat yang dilakukan oleh para tokoh-tokoh akhir-akhir ini, memang kesana-kemari, mau menang sendiri, perkara enggak nyambung – yang penting bikin bingung. Anda tahu, modal yang ngetrend untuk bisnis kita sekarang adalah “kemampuan membikin Bingung”.Penyanyi, Pelawak, Politisi,bahkan sampai ke tokoh agama – yang punya kemampuan “Biking Bingung alias Bbnya “ pinter, maka namanya langsung naik daun. Bahkan beberapa bisa menjadi trending topic dimana-mana.
            Kita sekarang ini perlu spesifikasi alias pengerucutan dari yang bersifat umum menjadi yang spesifik. Biar teman bicara kita jelas, yang diomongkan apa, tujuannya apa, dampaknya seperti apa. Dari pendidikan kita sudah diajari tentang spesifikasi ini. Di pendidikan dasar kita masih menerima pendidikan secara umum. Di SMA, kita mulai dispesifikkan menjadi IPS atau IPA. Di Perguruan Tinggi, kita dispesifikan lagi IPA yang ke arah Teknik Sipil, Biologi, atau Kedokteran. Di jenjang berikutnya, kita dispesifikasikan lagi dari DOKTER – menjadi dokter khusus Saraf, dokter khusus Jantung, atau khusus GIGI.
            Nah, berkaca dari pengajaran spesifikasi ini, anda bisa bayangkan kalau seorang terkena penyakit JANTUNG didiagnosis oleh seorang dokter GIGI. Ketika pasien ini bilang dadanya sakit, maka dokter gigi ini bilang, “ Kalau sudah sakit nyut-nyutan terus menerus seperti itu, berarti jantung bapak harus segera dicabut...” Apa akibatnya?
            Spesifikasi di jaman yang membingungkan, yang serba overlaping ini menjadi bagian penting untuk membuat negri ini bisa lebih jelas lagi. Spesifikasi dalam karir, juga sangat membantu setiap orang untuk menjadi lebih dihargai. Kini anda tidak bisa hanya mengatakan pakar bisnis. Orang akan tanya bisnis apa? Kemudian orang akan tanya lagi, di bidang apa? Semakin spesifik kemampuan anda, semakin mahal harga anda di masyarakat.
            Melalui restorasi mental ini, saya ingin mengajak anda semua mengkritisi diri sendiri secara spesifik. Untuk apa saya bekerja? Untuk apa saya kuliah? Untuk siapa? Kenapa saya harus bekerja? Kenapa saya harus kuliah? Spesifikasi, mengajari kita tentang kesadaran diri pribadi sebagai bagian dari pribadi-pribadi yang lain. Sampai jumpa.


Dengarkan terus RESTORASI MENTAL (102,8 JFM)
Sabtu 09.00-10.00 WIB

bekamind

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram